Sabtu, 29 September 2012

pengertian ORACLE

Oracle (NASDAQ: ORCL) adalah perusahaan piranti lunak Enterprise terbesar di dunia yang menyediakan piranti lunak enterprise kepada perusahaan dan organisasi terbesar dan paling sukses di dunia. Oracle menyediakan produk-produk database, application server, collaboration selain enterprise businness application dan perangkat application development.

Oracle adalah perusahaan piranti lunak pertama yang mengembangkan dan 100 persen menggunakan piranti lunak enterprise diatas Internet diseluruh lini produknya. Sejak diluncurkannya database relational pertama di dunia pada tahun 1977, Oracle telah menjadi bagian penting dalam revolusi teknologi yang secara nyata mengubah bisnis modern.

Relational Database sebenarnya adalah salah satu konsep penyimpanan data, sebelum konsep database relational muncul, sudah ada 2 model database yaitu Network Database & Hierarchie Database. Teori Database Relational di kemukakan pertama kali oleh Dr. E. F. Codd dalam makalah ilmiah yang berjudul " A Relational Model of Data for Large Shared Data Banks " yang di publikasikan dalam Communications of the ACM (Association for Computing Machinery) vol. 13, No 6, June 1970.

Dalam Database relational, data disimpan dalam bentuk relasi atau tabel dua dimensi, dan antar tabel satu dengan tabel lainnya terdapat hubungan atau relationship sehingga sering kita baca di berbagai literatur, database di definisikan sebagai "kumpulan dari sejumlah tabel yang saling hubungan atau keterkaitan".

Nah, kumpulan dari data yang di organisasikan sebagai tabel tadi disimpan dalam bentuk data elektronik di dalam hardisk komputer dan di kelompokkan secara logis berdasarkan schema user

Untuk membuat struktur tabel, mengisi data ke tabel, mengubah data dan menghapus data dari tabel di perlukan software.
Software yang di gunakan membuat tabel, isi data, ubah data, dan hapus data di sebut Relational Database Management System atau di kenal dengan singkatan RDBMS. Sedangkan perintah yang di gunakan untuk membuat tabel, mengisi, mengubah, dan hapus data di sebut perintah SQL yang merupakan singkatan dari Structure Query Language

Jadi, setiap software RDBMS pasti bisa di gunakan untuk menjalankan perintah SQL


PT Oracle Indonesia adalah anak perusahaan dari Oracle Corporation, yang didirikan pada tahun 1995.
 sumber: http://suryasurabaya.blogspot.com

MySQL

MySQL adalah sebuah perangkat lunak iasm manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta iasm atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael “Monty” Widenius
Relational Database Management System
MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Keandalan suatu iasm database (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja optimizer-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun program-program aplikasinya. Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL ias sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase.

Keistimewaan MySQL

MySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara lain :
  1. Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
  2. Open Source.MySQL didistribusikan secara open source, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara cuma-cuma.
  3. 'Multiuser'. MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
  4. 'Performance tuning'. MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
  5. Jenis Kolom. MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
  6. Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).
  7. Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.
  8. Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
  9. Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
  10. Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
  11. Antar Muka. MySQL memiliki interface (antar muka) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
  12. Klien dan Peralatan. MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool)yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online.
  13. Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle   
sumber:  http://tips-belajar-internet.blogspot.com

pengertian foxbase

Program pengolah database. FoxBase memiliki serangkaian aturan dan metode yang hamper mirip dengan program dBase, namun memiliki feature lebih banyak.

teknik mengkonversi data dari foxbase ke CDS/ISIS

Langkah-langkah untuk mengkonversi data yang dibuat dalam dBase atau FoxBase ke dalam basis data CDS/ISIS:
1. Periksa ruas-ruas (field) pada basis data dalam program dBase/FoxBase. Berkas yang perlu dilihat adalah berkas dengan ekstensi DBF. Sebagai contoh basis data yang akan dipindahkan adalah basis data mahasiswa (MHS.DBF) dalam FoxBase ke dalam basis data USER pada CDS/ISIS
2. Catat nama ruas dan urutannya. Misalnya nama ruas dan urutannya adalah sebagai berikut:
Ruas pertama adalah nomor mahasiswa dengan nama ruas NAMA
Ruas kedua adalah nama mahasiswa dengan nama ruas NO_MHS
Ruas ketiga dalah alamat mahasiswa dengan nama ruas ALAMAT
Ruas keempat adalah jurusan mahasiswa dengan nama JURUSAN
Ruas kelima adalah fakultas mahasiswa dengan nama ruas FAKULTAS
3. Sedangkan basis data USER dalam CDS/ISIS misalnya mempunyai struktur data sebagai berikut:
Ruas pertama adalah nomor mahasiswa dengan kode ruas (tengara atau TAG) 10
Ruas kedua adalah nama mahasiswa dengan kode ruas 20
Ruas ketiga adalah alamat mahasiswa dengan kode ruas 30
Ruas keempat adalah fakultas mahasiswa dengan kode ruas 40
Ruas kelima adalah jurusan mahasiswa dengan kode ruas 50
4. Nilai dari basis data dalam Foxbase yang akan dipindahkan adalah yang terdapat di dalam ruas NAMA, NO_MHS, ALAMAT dan FAKULTAS. Nilai dalam ruas JURUSAN tidak akan dipindahkan. Urutan setelah perpindahan ada sedikit perubahan, yaitu nilai yang terdapat pada ruas urutan pertama pada basis data FoxBase (NAMA) masuk ke dalam ruas urutan kedua pada basis data CDS/ISIS (NAMA atau TAG 20). Sebaliknya nilai yang terdapat pada ruas urutan kedua pada basis data FoxBase (NO_MHS) akan dipindahkan ke dalam ruas pertama pada basis data CDS/ISIS (ruas 10).
5. Untuk mengatur pemindahan data dengan syarat seperti pada langkah 4 diatas, perlu dibuat sebuah berkas berekstensi FST (misalnya PINDAH.FST) dengan menggunakan program EDITOR (misalnya EDIT di DOS atau NOTEPAD di Windows). Isi berkas itu misalnya adalah sebagai berikut:
10 0 V2
20 0 V1
30 0 V3
40 0 V5
Keterangan:
Baris pertama tertulis “10 0 V2” (angka SEPULUH lalu SPASI lalu angka NOL lalu tulisan V2).
Ini berarti bahwa ketika proses konversi dilakukan, maka nilai yang ada di dalam ruas kedua dari basis data dBase/FoxBase (nomor mahasiswa) akan dipindahkan ke dalam ruas 10 (nomor mahasiswa) pada basis data CDS/ISIS.
Baris kedua berarti nilai dalam ruas pertama (nama mahasiswa) dari basis data dBase/FoxBase akan dipindahkan ke ruas 20 (nama mahasiswa) pada basis data CDS/ISIS.
Baris ketiga berarti nilai dalam ruas ketiga (alamat) dari basis data dBase/FoxBase akan dipindahkan ke ruas 30 (alamat) pada basis data CDS/ISIS.
Sedangkan ruas keempat dari basis data dBase/FoxBase (jurusan) tidak dipindahkan ke basis data CDS/ISIS. Tetapi isi ruas kelima dari dBase/FoxBase akan dipindahkan ke ruas 40 (fakultas) dalam basis data CDS/ISIS.
6. Selanjutnya salin berkas PINDAH.FST ini ke dalam direktori yang sama dengan berkas program DB3ISO.COM dan berkas MHS.DBF. Misalnya di dalam direktori KONVERSI.
7. Sekarang jalankan program DB3ISO dengan mengetik DB3ISO lalu tekan ENTER
8. Tekan E untuk memulai proses konversi
9. Ketika ditanyakan nama basis data, ketik MHS.DBF lalu tekan ENTER
10. Ketika ditanyakan OUTPUT ISO FILE yang akan dihasilkan, ketik saja HASIL.ISO, lalu tekan ENTER
11. Ketika ditanyakan INPUT FST FILE, ketik PINDAH.FST lalu tekan ENTER
12. Ketika ditanyakan kode pembatas ruas (Field Delimitter), ketik saja # (hash) lalu tekan ENTER
13. Ketika ditanyakan kode pembatas cantuman (Record delimitter), ketik saja ~ (tilde) lalu tekan ENTER
14. Ketika ditanyakan mulai dari nomor berapa, tekan saja ENTER
15. Ketika ditanyakan nomor terakhir berapa, tekan saja ENTER
16. Ketika ditanyakan RENUMBER FROM, tekan saja ENTER
17. Lalu tekan X untuk KELUAR
18. Sekarang berkas HASIL.ISO sudah terbentuk di dalam direktori KONVERSI siap untuk diimporkan ke basis data USER pada CDS/ISIS.
19. Langkah selanjutnya adalah menjalankan program CDS/ISIS dan membuka basis data USER (yang akan menampung data Mahasiswa dari basis data MHS.DBF)
20. Lakukan proses impor data dalam CDS/ISIS seperti biasa. Nama berkas ISO yang akan diimpor adalah HASIL.ISO yang terletak di direktori KONVERSI.
21. Jangan lupa setelah selesai proses impor agar data dapat ditelusur, maka lakukan pengindeksan lengkap (Full).

Sesungguhnya data dari basis data yang dibuat dengan MS-ACCESS atau EXCEL dapat pula dikonversi ke dalam CDS/ISIS. Tekniknya sama saja dengan konversi data dari basis data dBase/FoxBase ke CDS/ISIS. Hanya saja data dari ACCESS atau EXCEL tersebut perlu di-save-as dulu ke dalam format DBF. Setelah itu langkah-langkah diatas dilakukan. Selamat mencoba! Semoga sukses!
sumber: http://agustianrivai.blogspot.com

SQLITE

SQLite merupakan sebuah sistem manajemen basisdata (jadi ingat sama mata kuliah basisdata :D) relasional yang bersifat ACID-Compliant dan memiliki ukuran library yang relatif kecil, ditulis dalam bahasa C.
SQLite merupakan proyek bersifat public domain yang dikerjakan oleh D. Richard Hipp. Tidak seperti pradigma client-server umunya, inti sqlite bukanlah sebuah sistem yang mandiri yang berkomunikasi dengan sebuah program, melainkan sebagai bagian integral dari sebuah program secara keseluruhan. Sehingga protokol komunikasi utama yang digunakan adalah melalui pemanggilan API secara langsung melalui bahasa pemrograman.

Bagaimana udah dapat gambaran mengenai apa itu SQLite? semoga saja artikel ini bermanfaat bagi kita semua.

Pengertian SQL server

SQL Server adalah sistem manajemen database relasional (RDBMS) yang dirancang untuk aplikasi dengan arsitektur client/server. Istilah client, server, dan client/server dapat digunakan untuk merujuk kepada konsep yang sangat umum atau hal yang spesifik dari perangkat keras atau perangkat lunak. Pada level yang sangat umum, sebuah client adalah setiap komponen dari sebuah sistem yang meminta layanan atau sumber daya (resource) dari komponen sistem lainnya. Sedangkan sebuah server adaah setiap komponen sistem yang menyediakan layanan atau sumber daya ke komponen sistem lainnya.

PostgreSQL

PostgreSQL
PostgreSQL adalah sebuah sistem basis data yang disebarluaskan secara bebas menurut Perjanjian lisensi BSD. Piranti lunak ini merupakan salah satu basis data yang paling banyak digunakan saat ini, selain MySQL dan Oracle. PostgreSQL menyediakan fitur yang berguna untuk replikasi basis data. Fitur-fitur yang disediakan PostgreSQL antara lain DB Mirror, PGPool, Slony, PGCluster, dan lain-lain.
Pengguna PostgreSQL
• Yahoo! untuk analisa prilaku pengguna web, menyimpan 2 petabyte data dan mengklaim sebagai gudang data terbesar. Menggunakan versi PostgreSQL yang dimodifikasi, dengan engine penyimpanan berbasis kolom yang sepenuhnya berbeda.
• MySpace, situs jejaring sosial populer, menggunakan basisdata Aster nCluster untuk gudang data, dibangun diatas PostgreSQL tanpa modifikasi.
• OpenStreetMap, proyek kolaboratif untuk menciptakan peta dunia yang bebas sunting.
• Afilias, register domain untuk .org, .info, dan sebagainya.
• Sony Online multiplayer online game.
• BASF, platform belanja untuk portal agribisnisnya.
• hi5.com portal jejaring sosial.
• Skype aplikasi VoIP, basisdata pusat bisnis.
• Sun xVM, perangkat lunak virtualisasi dan otomasi datacenter milik Sun.
Membuat Database PostgreSQL
Tahapan
  1. Saat halaman tuntunan (PostgreSQL Database Wizzard) ini terbuka, masukkan nama database yang ingin anda buat pada kotak isian “New Database”.
  2. Klik tombol Create Database.
  3. Selanjutnya terlihat
    * “Added the database NAMA_DATABASE_ANDA”
  4. Masukkan nama user dan password pada kotak isian “Username” dan “Password” yang anda inginkan untuk mengakses database.
  5. Klik tombol Create User.
  6. Selanjutnya akan terlihat
    * “Added NAMAUSER with the password PASSWORD.”
  7. Selanjutnya anda akan melihat “Step 3″ yang meminta anda menambahkan user pada database. Klik tombol Submit untuk menambahkan user pada database.
  8. Kemudian terlihat
    * “User NAMAUSER was added to the database DATABASE.”
  9. Selanjutnya terdapat tiga opsi yang bisa anda pilih
    * Add another database – Pilih ini jika anda ingin membuat database lagi.
    * Add another user using the PostgresSQL Database Area – Pilih ini jika anda ingin menambah user pada database yang baru saja anda buat tadi.
    * Return to Home – Pilih ini jika anda ingin kembali ke halaman utama cPanel® anda.

phyton

Python adalah bahasa pemrograman dinamis yang mendukung pemrograman berorientasi obyek. Python dapat digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan perangkat lunak dan dapat berjalan di berbagai platform sistem operasi. Seperti halnya bahasa pemrograman dinamis, python seringkali digunakan sebagai bahasa skrip dengan interpreter yang teintergrasi dalam sistem operasi. Saat ini kode python dapat dijalankan pada sistem berbasis:
Python didistribusikan dengan beberapa lisensi yang berbeda dari beberapa versi. Lihat sejarahnya di Python Copyright. Namun pada prinsipnya Python dapat diperoleh dan dipergunakan secara bebas, bahkan untuk kepentingan komersial. Lisensi Python tidak bertentangan baik menurut definisi Open Source maupun General Public License (GPL)

Daftar isi

[sembunyikan]

Sejarah

Python dikembangkan oleh Guido van Rossum pada tahun 1990 di CWI, Amsterdam sebagai kelanjutan dari bahasa pemrograman ABC. Versi terakhir yang dikeluarkan CWI adalah 1.2.
Tahun 1995, Guido pindah ke CNRI sambil terus melanjutkan pengembangan Python. Versi terakhir yang dikeluarkan adalah 1.6. Tahun 2000, Guido dan para pengembang inti Python pindah ke BeOpen.com yang merupakan sebuah perusahaan komersial dan membentuk BeOpen PythonLabs. Python 2.0 dikeluarkan oleh BeOpen. Setelah mengeluarkan Python 2.0, Guido dan beberapa anggota tim PythonLabs pindah ke DigitalCreations.
Saat ini pengembangan Python terus dilakukan oleh sekumpulan pemrogram yang dikoordinir Guido dan Python Software Foundation. Python Software Foundation adalah sebuah organisasi non-profit yang dibentuk sebagai pemegang hak cipta intelektual Python sejak versi 2.1 dan dengan demikian mencegah Python dimiliki oleh perusahaan komersial. Saat ini distribusi Python sudah mencapai versi 2.6.1 dan versi 3.0.
Nama Python dipilih oleh Guido sebagai nama bahasa ciptaannya karena kecintaan guido pada acara televisi Monty Python's Flying Circus. Oleh karena itu seringkali ungkapan-ungkapan khas dari acara tersebut seringkali muncul dalam korespondensi antar pengguna Python.

Fitur

Beberapa fitur yang dimiliki Python adalah:
  • memiliki kepustakaan yang luas; dalam distribusi Python telah disediakan modul-modul 'siap pakai' untuk berbagai keperluan.
  • memiliki tata bahasa yang jernih dan mudah dipelajari.
  • memiliki aturan layout kode sumber yang memudahkan pengecekan, pembacaan kembali dan penulisan ulang kode sumber.
  • berorientasi obyek.
  • memiliki sistem pengelolaan memori otomatis (garbage collection, seperti java)
  • modular, mudah dikembangkan dengan menciptakan modul-modul baru; modul-modul tersebut dapat dibangun dengan bahasa Python maupun C/C++.
  • memiliki fasilitas pengumpulan sampah otomatis, seperti halnya pada bahasa pemrograman Java, python memiliki fasilitas pengaturan penggunaan ingatan komputer sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan ingatan komputer secara langsung.

Input / Output

Contoh Input :
 nama = raw_input("Masukkan nama Anda: ")

Contoh Output :
 print "Halo", nama, ":)"

Hello World

   print "Hello, world!"

pengertian program gambas

Gambas adalah bahasa pemrograman untuk Linux dengan mensimulasi kemudahan VB (Visual Basic) dan VB sendiri yang juga merupakan salah satu pemrograman Visual untuk Windows yang berorientasi pada BASIC.
Ow ya, juga sekedar tahu aja… BASIC sendiri , adalah singkatan dari Beginners’ All-purpose Symbolic Instruction Code yang berarti sebuah kelompok bahasa pemrograman tingkat tinggi. BASIC memiliki arti “kode instruksi simbolis semua tujuan yang dapat digunakan oleh para pemula”.
Memang, istilah “Bahasa BASIC” di sini juga bisa diartikan menjadi bahasa untuk pemula, atau dengan kata lain, disebut sebagai bahasa dasar, tapi hal tersebut dirasa kurang tepat, mengingat BASIC dapat juga digunakan oleh para pemrogram ahli.
Oh ya,,, sebelumnya kita kenalan dulu dengan penciptanya Gambas. Pencipta dari gambas adalah seorang pria (*skali-kali kenapa nggak cewek ya?) kewarganegaraan Prancis bernama Benoit Minishi, dan gambas ini diliris sejak tahun 1999.

Walaupun source codes Gambas tidak sama dengan Visual Basic,
tapi ia adalah sebuah BASIC Interpreter dengan objek-objek yang istimewa.
Hal ini membuat Gambas sebagai pilihan yang baik bagi pengguna Linux dengan memanfaatkan pengetahuan pemrograman VB diatas landasan GNU yang bebas.
Selain itu juga gambas merupakan sebuah IDE yang kepanjangan dari Integrated Development Environment ( IDE berarti program komputer yang memiliki beberapa fasilitas yang diperlukan dalam pembangunan perangkat lunak. )
yang berorientasi pada RAD yang kepanjangan dari Rapid Application Development ( RAD yang berarti model proses pembangunan perangkat lunak yang tergolong dalam teknik incremental (bertingkat).

RAD menekankan pada siklus pembangunan pendek/singkat/cepat.) seperti halnya Microsoft Visual Basic.
Dengan Gambas kita dapat menggunakan aplikasi berbasis GUI yang kepanjangan dari Graphic User Interface (GUI yang berarti metoda interaksi secara grafis antara pengguna dan komputer) di Linux dengan mudah

Tapi Gambas juga tidaklah pemrograman yang sempurna loh… Dia juga punya kekurangan tapi juga punya banyak kelebihan….
<!–[if gte mso 9]> Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 <![endif]–><!–[if gte mso 9]> <![endif]–> <!–[endif]–>
Beberapa kelebihan Gambas
1) Memiliki tampilan interface GUI yang familiar dan simpel
2) Memiliki license sama dengan linux, yaitu free dan opensource
3) Lingkungan kerja gambas dibuat dengan Gambas itu sendiri
4) Gambas dapat dijadikan debugger yang baik
5) Gambas sangat mudah diterjemahkan ke bahasa apapun
6) Mendukung database PostgreeSQL Mysql, SQLite (sampai versi 1.0.15 yang kupakai)

Inilah kekurangannya:
1) Minimnya dokumentasi ataupun forum-forum yang membahas pemrograman ini.
2) Karena berjalan di linux, seperti biasanya, instalasi terkadang tidak semulus di readmenya.
Oh ya, Gambas disimbolkan dengan udang loh… Nih simbolnya…



Oh ya, sekedar tau aja…
 

Ini juga ada gamabarnya tampilannya Gambas. Tapi kali ini tidak mbahas bagaimana cara pembuatannya atau nginstalnya. Coz ini cuma pengertian Gambas aja…

 sumber:http://fivembois.wordpress.com