Rabu, 27 Maret 2013

PENGERTIAN TCP DAN UDP

PENGERTIAN TCP DAN UDP


TCP  adalah dasar dari koneksi,
Hal ini berarti melakukan suatu koneksi langsung antara dua komputer untuk melakukan transfer data antara kedua host. Suatu paket mengandung header dan data gram, pada bagian header dari paket akan mengandung informasi penting tentang :
  • Source Port
  • Destination Port
  • Sequence number
  • Acknowledgement number
  • Header Length (Standard 20 Bytes)
  • Flags (syn, ack, psh, fin, rst, urg)
  • Window size
  • Checksum
  • IP_v4 or IP_v6
  • Header Length
  • DSF
  • Total Length
  • Identification
  • Flags (Set Fragment bit or not)
  • Fragment Offset
  • TTL
  • Protocol (this case TCP)
  • Header checksum
  • Source IP
  • Destination I
 UDP, User Datagram Protocol, adalah TCP yang connectionless. Hal ini berarti bahwa
suatu paket yang dikirim melalui jaringan dan mencapai komputer lain tanpa membuat
suatu koneksi. Sehingga dalam perjalanan ke tujuan paket dapat hilang karena tidak ada
koneksi langsung antara kedua host, jadi UDP sifatnya tidak realibel, tetapi UDP adalah
lebih cepat dari pada TCP karena tidak membutuhkan koneksi langsung.

 PERBEDAAN TCP DAN UDP
Berbeda dengan TCP, UDP merupakan connectionless dan tidak ada keandalan, windowing, serta fungsi untuk memastikan data diterima dengan benar. Namun, UDP juga menyediakan fungsi yang sama dengan TCP, seperti transfer data dan multiplexing, tetapi ia melakukannya dengan byte tambahan yang lebih sedikit dalam header UDP.
UDP melakukan multiplexing UDP menggunakan cara yang sama seperti TCP. Satu-satunya perbedaan adalah transport protocol yang digunakan, yaitu UDP. Suatu aplikasi dapat membuka nomor port yang sama pada satu host, tetapi satu menggunakan TCP dan yang satu lagi menggunakan UDP—hal ini tidak biasa, tetapi diperbolehkan. Jika suatu layanan mendukung TCP dan UDP, ia menggunakan nilai yang sama untuk nomor port TCP dan UDP.
UDP mempunyai keuntungan dibandingkan TCP dengan tidak menggunakan field sequence dan acknowledgement. Keuntungan UDP yang paling jelas dari TCP adalah byte tambahan yang lebih sedikit. Di samping itu, UDP tidak perlu menunggu penerimaan atau menyimpan data dalam memory sampai data tersebut diterima. Ini berarti, aplikasi UDP tidak diperlambat oleh proses penerimaan dan memory dapat dibebaskan lebih cepat. Pada tabel, Anda dapat melihat fungsi yang dilakukan (atau tidak dilakukan) oleh UDP atau TCP.

Selasa, 26 Maret 2013

Pengertian dan Fungsi Kabel UTP


Pengertian dan Fungsi Kabel UTP dan TCP


Kabel UTP
Untuk memahami fungsi kabel UTP maka lebih baik kita membahas dahulu tentang apa itu pengertian kabel UTP atau kepanjangannya Unshielded twisted-pair. Kabel UTP adalah jenis kabel yang terbuat dari bahan penghantar tembaga, memiliki isolasi dari plastik dan terbungkus oleh bahan isolasi yang mampu melindungi dari api dan kerusakan fisik.

Kabel UTP terdiri dari empat pasang inti kabel yang saling berbelit yang masing-masing pasang memiliki kode warna berbeda. Kabel UTP tidak memiliki pelindung dari interferensi elektromagnetik, namun jenis kabel ini banyak digunakan karena harga yang relatif murah dan fungsinya yang memang sudah sesuai dengan standar yang diharapkan.

Fungsi kabel UTP yaitu digunakan sebagai kabel jaringan LAN (Local Area Network) pada sistem jaringan komputer, dan biasanya kabel UTP mempunyai impedansi kurang lebih 100 ohm, serta dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan kemampuannya sebagai penghantar data.

Dalam pemakaian sehari-hari, kabel UTP sudah sangat baik digunakan sebagai kabel jaringan komputer misalnya dalam kegunaan ruang kantor atau dalam sistem jaringan suatu perusahaan. Mengenai beberapa kelemahan dan kekurangan kabel UTP yang tidak tahan terhadap medan elektromagnetik dan kerusakan benturan benda keras, masih bisa diatasi dengan memasang pelindung luar misalnya seperti pipa plastik.


PENGERTIAN TCP

TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack

Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.

Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu, mengingat semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet. Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan, seperti halnya Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet Engineering Task Force (IETF). Macam-macam protokol yang berjalan di atas TCP/IP, skema pengalamatan, dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut sebagai Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF.

TCP/IP pun mempunyai beberapa layer, layer-layer itu adalah :

IP (internet protocol) yang berperan dalam pentransmisian paket data dari node ke node. IP mendahului setiap paket data berdasarkan 4 byte (untuk versi IPv4) alamat tujuan (nomor IP). Internet authorities menciptakan range angka untuk organisasi yang berbeda. Organisasi menciptakan grup dengan nomornya untuk departemen. IP bekerja pada mesin gateaway yang memindahkan data dari departemen ke organisasi kemudian ke region dan kemudian ke seluruh dunia.
TCP (transmission transfer protocol) berperan didalam memperbaiki pengiriman data yang benar dari suatu klien ke server. Data dapat hilang di tengah-tengah jaringan. TCP dapat mendeteksi error atau data yang hilang dan kemudian melakukan transmisi ulang sampai data diterima dengan benar dan lengkap.
Sockets yaitu merupakan nama yang diberikan kepada subrutin paket yang menyediakan akses ke TCP/IP pada kebanyakan sistem.
Protokol (komputer)

Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.

Protokol perlu diutamakan pada penggunaan standar teknis, untuk menspesifikasi bagaimana membangun komputer atau menghubungkan peralatan perangkat keras. Protokol secara umum digunakan pada komunikasi real-time dimana standar digunakan untuk mengatur struktur dari informasi untuk penyimpanan jangka panjang.

Rabu, 20 Maret 2013

PERBEDAAN HUB DAN SWITCH


perbedaan hub dan switch – Hub dan switch adalah jenis peralatan jaringan komputer yang menghubungkan beberapa perangkat jaringan internet. Mereka berbeda dalam cara melewatkan paket pada lalu lintas jaringan yang mereka terima. Jaringan hub dan switch adalah dua komponen kunci dari jaringan area lokal. Mereka memfasilitasi sambungan dari beberapa komputer satu sama lain, menciptakan LAN. Tergantung pada kebutuhan jaringan Anda dan ukuran, pilihan antara hub dan switch akan memainkan peran kunci dalam kecepatan jaringan dan kehandalan.

Pengertian Hub
‘Hub’ Istilah kadang-kadang digunakan untuk mengacu pada setiap peralatan jaringan yang menghubungkan PC bersama-sama, tetapi sebenarnya mengacu pada multi-port repeater. Jenis perangkat hanya diteruskan (repeats) semua informasi yang diterimanya, sehingga semua perangkat yang terhubung ke port yang menerima informasi tersebut.

Hub mengulang segalanya yang mereka terima dan dapat digunakan untuk memperluas jaringan. Namun, ini dapat menghasilkan banyak lalu lintas yang tidak perlu dikirim ke semua perangkat pada jaringan. Hub meneruskan lalu lintas ke jaringan tanpa tujuan yang dimaksud; PC dimana paket dikirim menggunakan informasi alamat di setiap paket untuk bekerja di luar paket yang dimaksudkan untuk mereka. Dalam sebuah jaringan kecil berulang tidak menjadi masalah tetapi untuk jaringan, lebih besar lebih sering digunakan, sepotong peralatan jaringan (seperti switch) mungkin diperlukan untuk membantu mengurangi jumlah lalu lintas yang tidak perlu yang dihasilkan.

Pengertian Switch
Switch mengontrol aliran lalu lintas jaringan berdasarkan informasi alamat pada setiap paket. Suatu saklar yang terhubung ke port-nya (dengan memantau paket yang diterimanya), dan kemudian meneruskan pada paket ke port yang sesuai saja. Hal ini memungkinkan komunikasi simultan di switch, meningkatkan bandwidth.

Ini operasi switching mengurangi jumlah lalu lintas yang tidak perlu yang akan terjadi jika informasi yang sama telah dikirim dari setiap port (seperti hub).

Switch dan hub yang sering digunakan dalam jaringan yang sama; hub memperluas jaringan dengan menyediakan port lebih, dan switch membagi jaringan menjadi lebih kecil, bagian kurang padat.

Kapan menggunakan Hub atau Switch?
Dalam sebuah jaringan kecil (kurang dari 30 pengguna),HUB dengan mudah dapat mengatasi lalu lintas jaringan yang dihasilkan dan merupakan bagian yang ideal peralatan yang akan digunakan untuk menghubungkan pengguna.  Ketika jaringan semakin besar (sekitar 50 pengguna), Anda mungkin perlu menggunakan saklar untuk membagi kelompok hub, untuk mengurangi jumlah lalu lintas yang tidak perlu yang dihasilkan.

Jika ada hub atau switch dengan LED Pemanfaatan Jaringan, Anda dapat menggunakan LED untuk melihat jumlah lalu lintas pada jaringan. Jika lalu lintas yang terus-menerus tinggi, Anda mungkin perlu untuk membagi jaringan dengan menggunakan switch.

Ketika menambahkan hub ke jaringan (untuk menambahkan lebih banyak pengguna), ada aturan tentang jumlah hub Anda dapat menghubungkan bersama-sama . Switch dapat digunakan untuk memperluas jumlah hub yang dapat Anda gunakan dalam jaringan.


sumber: pancarita.com