1.
Permission Chmod
Perintah
chmod dapat digunakan untuk menambah, menghapus, atau melakukan modifikasi
permission terhadap file atau directory. Gunakan tanda + untuk menambah suatu
permission, atau tanda – untuk menghilangkan suatu permission. Berikut ini
beberapa options yang dapat digunakan dengan perintah chmod.
u
Menambah
atau menghilangkan hak read, write, dan execute dari user
g
Menambah
atau menghilangkan hak read, write, dan execute dari group
o
Menambah
atau menghilangkan hak read, write, dan execute dari others
a
Menambah
atau menghilangkan hak read, write, dan execute dari semua user
r
Menghilangkan
atau menambah read permission
w
Menghilangkan
atau menambah write permission
x
Menghilangkan
atau menambah execute permission
Chmod
berfungsi untuk mengatur hak akses atau
permission terhadap suatu file/direktori kepada user, group dan other.
Kegunaan chmod hampir sama dengan perintah attrib pada DOS.
Hak
akses chmod tersebut dibagi menjadi 3 macam:
r= read
Dapat
dibaca (baik file atau direktori).
w= write
Dapat di
tulis/edit (jika file) dan membuat file/direktory baru (jika direktori).
x=
execute
Dapat di
eksekusi (jika file) dan dimasuki (jika direktori)
Octal
dari permisi tersebut, yaitu :
4 = r
2 = w
1 = x
0 = No
Permission
Berikut
daftar arti dari angka – angka permission chmod :
7 = rwx
6 = rw-
5 = r-x
4 = r–
3 = -wx
2 = -w-
1 = –x
0 = —
2. Contoh Penggunaan chmod
2.1. Chmod 644
Perintah
ini merupakan setting default dari pihak hosting, contoh perintahnya :
# chmod
644 marmut.txt
2.2. Chmod 755
Untuk
mengganti hak akses sebuah direktori beserta dengan isinya, gunakan parameter
R, dengan parameter tersebut, chmod akan dijalankan secara rekursif. Dengan
kata lain yaitu merubah hak akses suatu data atau direktori, dari hak akses 644
yang merupakan setting default dari pihak hosting menjadi 755 agar dapat
dibaca, maka perintahnya adalah sebagai
berikut:
# chmod
755 [nama_file]
Keterangan:
4+2+1 =
7 untuk akses u (User)
4+1 = 5
untuk akses g (Group)
4+1 = 5
untuk akses o (Other)
Contoh
kasus : Jika kita ingin memberikan full akses (rwx) untuk User/Pemilik dan
untuk Group serta Other hanya dapat akses baca dan eksekusi saja.
Atau
contoh perintah nya :
chmod
755 index.php (untuk file)
chmod
755 /web/images (untuk
folder/direktori)
2.3. Chmod 700
Digunakan
jika kita ingin menyembunyikan suatu
data atau direktori /folder, maka dapat menggunakan perintah berikut :
# chmod
700 [nama file atau folder]
Contoh :
chmod
700 index.php (untuk
menyembunyikan file)
chmod
700 /web/images (untuk menyembunyikan
folder/direktori)
2.4. Chmod 777
Digunakan
jika kita ingin mengubah hak akses suatu folder yang di dalamnya ada banyak
folder dan file, bisa menggunakan perintah berikut ini :
#find
[direktori] -type f -exec chmod 777 {} \;
(untuk file)#find [direktori] -type d -exec chmod 777 {} \; (untuk folder / direktori)
Contoh
nya :
find
/home/marmut/htdocs-linux -type f -exec chmod 777 {} \;
(untuk
file)
find
/home/marmut/htdocs-linux -type d -exec chmod 777 {} \;
(untuk
folder / direktori)
http://ndoocchy.blogspot.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar